k13

k13Workshop Guru Sasaran (GS) Kurikulum 2013 diselenggarakan secara serempak diseluruh Provinsi Jawa Timur. Sejak tanggal 1 s.d 30 Juni 2014, semua guru sasaran kurikulum 2013 akan mengikuti workshop tersebut.

Memang saat ini kurikulum 2013 sedang gencar – gencarnya di sosilisasikan ke seluruh Indonesia sebagai pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP.

Workshop tersebut di bagi menjadi 6 gelombang. TPK (Tempat Pelaksanaan Kegiatan) untuk guru sasaran sekolah dasar di tempat di sekolah dasar yang di tunjuk oleh dinas pendidikan untuk beberapa kecamatan disetiap kabupaten.

Tiap gelombang workshop di tempuh selama 5 hari. Sedangkan narasumber yang bertugas adalah Instruktur Nasional (IN) yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya bersama Widyaiswara LPMP Jawa Timur. Guru sasaran yang di tunjuk sebagai peserta adalah guru olah raga, guru kelas 1, 2, 4 dan 5.

Jika di lihat dari peminat peserta, memang banyak guru yang tidak tercantum dalam daftar peserta, ingin mengikuti pelatihan tersebut. Di beberapa TPK, panitia mengijinkan mengikuti dengan syarat tidak mendapatkan hak-haknya seperti peserta yang terdaftar, mislanya modul, panduan, dan perlengkapan peserta lainnya termasuk sertifikat pelatihan.

Membludaknya peserta yang mengikuti karena kuota memang sudah di batasi tiap kelas 40 orang. Sedangkan yang belum menjadi guru sasaran diharapkan bersabar menunggu pelatihan selanjutnya yang di adakan oleh dinas pendidikan kabupaten.

Selain itu, yang juga cukup memprihatinkan. Ada peserta yang terdaftar tetapi tidak mengikuti worlshop tersebut. Walaupun jumlahnya sedikit, tetapi jika di lihat peserta yang ingin ikut tapi tak terdaftar ?

Memang peserta bisa di ganti tetapi harus di sekolah yang sama atau kalau kuota 40 orang belum terpenuhi, bisa di ganti yang lain. Karena maksimal tiap kelas 40 orang dan data sudah terkunci di aplikasi “Daftar Kelas Diklat” yang di kelola LPMP Jatim (sarana informasi workshop online).

Peserta sangat antusias mengikuti workshop tersebut yang nantinya diharapkan juga diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM para guru. Mudah-mudahan tujuan pemerintah untuk memajukan pendidikan bisa tercapai. Amin ya Robbal ‘alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *