kartiniPeringatan hari Kartini ramai dengan anak – anak, setruatam anak TK dan Play Group. Seolah – olah Hari Kartini hanya untuk mereka, bukan untuk kalangan remaja, dewasa ataupun orang tua. jarang peringatan Hari Kartini yang melibatkan orang tua secara mendalam.

Tujuannya memang bagus untuk mengenalkan Sosok Kartini kepada Anak – Anak. Tapi jangan sampai ini hanya menjadi perayaan yang sia – sia, Menghabiskan dana raturan ribu, bahkan jutaan rupiah, tetapi tujuan perayaan itu belum didapatkan.

yang jadi pemikiran saya, apa sebenarnya tujuan perayaan Hari Kartini tersebut ? Kalau hanya sekedar mengenalkan Sosok Kartini, tidak perlu dengan cara yang seheboh pawai dan karnaval, cukup dengan pelajaran di kelas atau peragaan sederhana di halaman sekolah.

Tujuan utama perayaan Hari Kartini adalah mewarisi semangat juang Kartini. Dengan fasilitas yang terbatas dan serba di kekang, tetapi masih bisa berjuang untuk kaum perempuan pada saat itu, Yah, Kartini Abad 21 diperlukan kali ini, Sosok perempuan yang memiliki semangat juang Kartini dahulu, tetapi dengan model perjuangan saat ini.

Zaman yang serba modern dan semakin bebas ini, belum ada sosok Kartini Abad 21. Perempuan Indonesia yang tulus ikhlas berjuang tanpa pamrih tetapi masih memegang adap ketimuran.

mari kita koreksi diri kita masing – masing, baik laki – laki maupun perempuan, apakah kita sudah meneladani Hari Kartini, menjiwai dan mewarisi daya juang beliau ? Jika belum, tidak ada kata terlambat untuk memulai mempelajari dan mewarisi serta menciptakan daya juang kita untuk Kartini abad 21.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *